:::: MENU ::::
  • Filosofi Tea

  • Diri Baru di Tahun yang baru (Sebuah refleksi akhir tahun)

  • Harga Diri, depresi hingga akhiri hidup dengan bunuh diri

Tampilkan postingan dengan label Media. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Media. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 November 2017



‘’Ada tiga hal yang membuatku tertawa,’’ begitu kata Abu darda’. ’’Pertama, orang yang mengharap dunia padahal kematian mengejarnya. Kedua, orang yang lalai padahal Allah tidak lalai memperhatikanya. Dan yang ketiga, orang yang tertawa terbahak-bahak padahal ia tidak tahu apakah Allah ridho ataukah murka padanya.’’

Bertambahnya hitungan usia kita di dunia yang berarti semakin tipis batas hidup kita seharusnya menjadikan kita bermuhasabah [evaluasi diri] apa yang sudah kita kerjakan selama ini, seberapa banyak bekal yang sudah kita pesiapkan guna menyongsong datangnya kematian. Jika selama ini dosa dan maksiat lebih banyak mewarnai hidup kita, seyogyanya kita ingat kematian kita semakin dekat, batas kesempatan untuk bertaubat kian mepet, jika sampai datang kematian sementara diri belum taubat kita akan menjadi orang yang merugi abadi. Berkata Bisyr bin Harits Al Hafi, ’’Hari kemarin telah mati, hari ini dalam sakaratul maut sedang hari esok belum lahir, maka bersegeralah untuk melaksanakan amal sholeh.’’

Orang orang salaf mengatakan, barang siapa hari ini sama dengan hari kemarin ia merugi, hari ini lebih buruk dari hari kemarin maka ia terlaknat. Barang siapa yang tidak mencari-cari kekurangan dirinya ia akan berada dalam kekurangan. Dan barang siapa yang berada dalam kekurangan maka kematian lebih baik baginya.

Allah SWT berfirman, ’’Hai orang orang yang beriman bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok [akhirat], dan bertaqwalah kepada Allah

Post on Youtube.





KEHILANGAN dan PENGGANTINYA
.
Pernahkah kita merasa kehilangan? Ketika kita kehilangan, Allah mengambil sesuatu dari kita. Sebenarnya sebagai seorang yang beriman, kita yakin bahwa Allah hendak mengganti kita dengan yang lebih baik darinya.
.
Ummu Salamah Radhiyallahu'anha kehilangan Abu Salamah yang gugur dalam sebuah peperangan jihad fi sabilillah. Maka Rasulullah SAW hendak memberikan kepadanya sebuah do'a; "Allahumma'jurni fi musibati wa akhluf li khairan minha." "Ya Allah, berikan aku pahala di dalam musibah ini dan gantilah untukku yang lebih baik daripadanya."
.
Ummu Salamah mengatakan, "siapa yang lebih baik daripada Abu Salamah? Tapi Rasulullah mengajarkan do'a itu, maka kubaca do'a itu." Ternyata Allah menggantikan Abu Salamah dengan Rasulullah SAW yang kemudian melamar Ummu Salamah.
.
Maka jika kita ingin dalam setiap kehilangan kita, Allah menggantikan dengan yang lebih baik, amalkan do'a ini.. "allahumma'jurni fi musibati wa akhluf li khairan minha."

Post on Youtube.

Minggu, 15 Mei 2016


Minggu, 17 Juli 2011




Post on Notes Facebook

sebuah drama tentang lima orang yang telah  saling mengenal sejak 4 tahun yang silam. mengejar yang mereka yakini benar dan mereka inginkan. terkadang diselingi peperangan dan saling rebut, karena memang impian mereka ada kesamaan. namun ketiika yang dua dipasangkan, maka yang lain mulai kecewa. bahagia bercampur tangis, hingga mata mereka dibukaka...n pada cerita baru tentang orang-orang yang ada disekitar mereka. yang bisa diilhami adalah, tak harus mimipi hanya menjadi angan tanpa usaha. tetap berjuang dan terus melangklah selama impian itu belum terwujud. tak peduli gila menurut orang lain tapi suatu ketika sang pemimpi yang akan tersenyum manis karena impiannya terwujud. meski ia tertawa dan menyisakan tangis untuk orang lain, tapi terkadang tangisan membuka mata hati yang menutup bertahun-tahun lamanya.
A call-to-action text Contact us